Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Membuat Website Sekolah

Cara Membuat Website Sekolah

Cara Membuat Website Sekolah - Sekolah sebagai lembaga yang bertanggung jawab menyiapkan peserta didik dengan berbagai keterampilan agar bisa bersaing dimasa depan, memiliki kewajiban untuk selalu berinovasi dalam upaya memberikan pelayanan terbaik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menyediakan informasi yang mudah diakses oleh berbagai pihak dengan cara membuat website sekolah dan menampilkan informasi yang ingin disampaikan pada situs web sekolah yang telah dibuat tersebut.

Pemanfaatan website sekolah diera perkembangan teknologi digital seperti sekarang ini akan terasa tepat, mengingat hampir semua kalangan sudah dapat dengan mudah menggunakan teknologi digital. Namun nyatanya, masih banyak sekolah belum memiliki website, bahkan merasa kesulitan dengan cara membuatnya. Padahal, website sekolah memiliki beberapa manfaat seperti yang kami jelaskan dalam tulisan kami dengan judul manfaat website resmi sekolah. Oleh karena itu, pada tulisan kali ini kami akan mengulas tentang cara membuat website sekolah. Berikut adalah ulasan selengkapnya.

Memilih Platform Website

Langkah pertama dalam cara membuat website sekolah adalah dengan memilih aplikasi yang akan digunakan. Aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat website sendiri ada banyak macamnya dengan berbagai kelebihan dan kekurangan masing-masing, mulai dari wordpress, blogger, joomla, drupal, dll. Namun dari begitu banyaknya aplikasi pembuat website kami merekomendasikan wordpress untuk keperluan membuat website sekolah.
 
Hal ini karena kemudahan pengaturan serta banyaknya aplikasi tambahan yang tersedia (gratis & berbayar) untuk mengoptimalkan fungsi web. Selain itu, wordpress juga merupakan aplikasi yang paling banyak digunakan untuk membuat website sekolah.

Menentukan Domain dan Hosting

Langkah selanjutnya tentang cara membuat website sekolah adalah menentukan domain dan hosting. Domain dapat diartikan secara sederhana sebagai alamat situs, sedangkan hosting adalah tempat penyimpanan berkas website.
 
Sama halnya dengan sebuah aplikasi yang terpasang dikomputer, aplikasi tidak akan bisa dijalankan jika ada sebuah dokumen penting yang hilang. Website juga memiliki banyak berkas penting yang harus disimpan disebuah tempat, nah tempat inilah yang disebut hosting. Domain sendiri haruslah unik, tidak terlalu panjang dan mudah diingat. Sebuah situs web sekolah disarankan menggunakan akhiran .SCH.ID sebagai nama domainnya (contoh: www.sdn1bangsa.sch.id) karena ini merupakan nama domain resmi Indonesia untuk lembaga pendidikan sekolah.

Dalam membuat website sekolah, domain .sch.id memerlukan beberapa persyaratan sebelum menggunakannya diantaranya KTP dan surat permohonan penggunaan nama domain. Agar dapat memiliki domain dan hosting, sekolah dapat menyewa dalam kurun waktu tertentu dengan harga yang bervariasi. Sekolah dapat menentukan penyedia layanan domain dan hosting yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan sekolah.

Terdapat banyak penyedia layanan domain dan hosting dengan berbagai variasi harga dan promosinya, namun perlu diketahui bahwa dalam memilih penyedia domain dan hosting juga sama saja dengan memilih barang dan jasa lainnya. Perlu dilakukan seleksi agar tidak menyesal dikemudian hari.

Membuat Isi Website

Setelah memiliki domain dan hosting maka langkah selanjutnya untuk membuat website sekolah adalah memasang aplikasi pembuat website yang sudah disediakan oleh penyedia hosting dan mengisi situs tersebut dengan berbagai informasi yang diperlukan. Website sekolah pada umumnya terdiri dari berbagai informasi antara lain: alamat sekolah, visi & misi, sarana & prasarana, kegiatan sekolah, keadaan guru & siswa, serta berbagai informasi lain yang sesuai. 

Website sekolah juga biasanya menampilkan tulisan, hasil karya, ataupun pengumuman yang berkaitan dengan kegiatan pendidikan di sekolah. Jika hosting yang dipilih memadai maka dapat juga ditambahkan fitur PPDB, dan pembelajaran lengkap dengan ujian secara daring.

Demikian tulisan mengenai cara membuat website sekolah. Apabila sekolah membutuhkan website namun merasa kesulitan dalam membuatnya, maka dapat menggunakan jasa pembuatan website sekolah. Hal ini tentu akan lebih memudahkan sekolah, sehingga sekolah hanya perlu mengelola website ketika sudah selesai, tanpa membuatnya dari awal.
Dwi Iswahyudi
Dwi Iswahyudi Seorang pendidik sekolah dasar, penulis blog, dan penggemar teknologi.
Buka Komentar

Posting Komentar untuk "Cara Membuat Website Sekolah"