Kenaikan Pangkat Dan Jabatan Guru PNS

Kenaikan Pengkat Dan Jabatan Guru PNS

Kenaikan Pangkat Dan Jabatan Guru PNS - Sebagai salah satu jabatan fungsional, guru memiliki hak yang sama dengan pegawai negeri sipil lainnya. Guru berhak atas gaji, tunjangan, dan kenaikan pangkat jika syarat dan ketentuannya telah terpenuhi. Namun pada kenyataannya, masih banyak guru yang belum memahami hal-hal tentang kenaikan pangkat terutama para guru PNS pemula, yang notabene baru memasuki dunia kerja PNS. Oleh karena itu, pada tulisan ini akan kami sampaikan beberapa hal terkait kenaikan pangkat guru PNS untuk menambah wawasan para guru.

Aturan Hukum

Terdapat tiga aturan hukum yang mengatur ketentuan kenaikan pangkat guru PNS. Ketiga aturan tersebut berisi penjelasan istilah, persyaratan, dan bahkan ilustrasi kondisi. Ketiga aturan hukum tersebut adalah:

  • Peraturan menteri negara pendayagunaan aparatur sipil negara dan reformasi birokrasi nomor 16 tahun 2009 tentang jabatan fungsional guru dan angka kreditnya.
  • Peraturan bersama menteri pendidikan nasional dan kepala badan kepegawaian negara nomor 14 tahun 2010 tentang petunjuk pelaksanaan jabatan fungsional guru dan angka kreditnya.
  • Peraturan menteri pendidikan nasional nomor 35 tahun 2010 tentang petunjuk teknis pelaksanaan jabatan fungsional guru dan angka kreditnya.

Jika ingin mengunduh dan mempelajari sendiri aturan hukum kenaikan pangkat guru PNS silahkan kunjungi link berikut ini.

Permenpan no. 16/2009.pdf Download
Peraturan bersama mendiknas dan BKN no. 14/2010.pdf Download
Permendiknas no. 35/2010.pdf Download

Kegiatan Guru

Pada pasal 11 Permen PAN no. 16/2019 tercantum kegiatan guru untuk penilaian kenaikan pangkat guru PNS. Kegiatan-kegiatan tersebut terbagi dalam beberapa unsur dan sub unsur. Berikut ini adalah unsur dan sub unsur kegiatan guru untuk keperluan penilaian kenaikan pangkat.

Pendidikan meliputi pendidikan formal yang memperoleh gelar/ijazah, dan kegiatan diklat prajabatan termasuk program induksi.

Pembelajaran/Bimbingan dan Tugas Tertentu meliputi melaksanakan pembelajaran bagi guru kelas dan guru mata pelajaran, melaksanakan bimbingan bagi guru BK, dan melaksanakan tugas lain yang relevan. Maksud dari tugas lain yang relevan adalah menjadi kepala/wakil kepala sekolah, ketua program studi, kepala perpustakaan, kepala laboratorium, pembimbing khusus inklusi, wali kelas, penyusun kurikulum, pengawas penilaian, pembimbing guru pemula, pembimbing ekstrakulikuler, pembimbing publikasi ilmiah, dan pembimbing kelas.

Tugas lain yang relevan terbagi dalam dua kelompok yaitu: untuk periode satu tahun dengan angka kredit 5% dari pelaksanaan pembelajaran/pembimbingan, dan periode kurang dari satu tahun dengan angka kredit 2% dari pelaksanaan pembelajaran/pembimbingan. Dalam satu tahun, guru hanya bisa melakukan 2 jenis kegiatan tugas lain yang relevan.

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan meliputi pengembangan diri melalui diklat/bimtek/seminar dan kegiatan kolektif guru melalui KKG/MGMP. Publikasi ilmiah dan membuat karya inovatif juga dapat menambah penilaian untuk kenaikan pangkat guru PNS.

Penunjang Tugas Guru meliputi memperoleh gelar ijazah yang tidak sesuai bidang ajarnya, memperoleh penghargaan/tanda jasa, melaksanakan kegiatan pendukung tugas guru seperti mengikuti organisasi profesi, mengikuti organisasi pramuka, menjadi tim penilai angka kredit, dan menjadi tutor/pelatih/instruktur.

Jabatan Guru dan Angka Kreditnya

Setelah melakukan berbagai kegiatan yang sesuai dengan profesinya, guru akan mendapatkan angka kredit. Angka kredit merupakan satuan nilai untuk menentukan kelayakan kenaikan pangkat guru PNS. Ketentuan angka kredit terdapat pada penjelasan kami berikut ini.

Jabatan guru pertama dengan pangkat penata muda golongan ruang III/a membutuhkan angka kredit kumulatif minimal 100 dan membutuhkan 50 angka kredit sebagai syarat kenaikan pangkat/jabatan setingkat lebih tinggi. Jabatan ini juga membutuhkan paling sedikit 3 angka kredit dari sub unsur pengembangan diri.

Jabatan guru pertama dengan pangkat penata muda tingkat I golongan ruang III/b membutuhkan angka kredit kumulatif minimal 150 dan membutuhkan 50 angka kredit sebagai syarat kenaikan pangkat/jabatan setingkat lebih tinggi. Jabatan ini juga membutuhkan paling sedikit 3 angka kredit dari sub unsur pengembangan diri dan 4 angka kredit dari sub unsur publikasi ilmiah.

Jabatan guru muda dengan pangkat penata golongan ruang III/c membutuhkan angka kredit kumulatif minimal 200 dan membutuhkan 100 angka kredit sebagai syarat kenaikan pangkat/jabatan setingkat lebih tinggi. Jabatan ini juga membutuhkan paling sedikit 3 angka kredit dari sub unsur pengembangan diri dan 6 angka kredit dari sub unsur publikasi ilmiah.

Jabatan guru muda dengan pangkat penata tingkat I golongan ruang III/d membutuhkan angka kredit kumulatif minimal 300 dan membutuhkan 100 angka kredit sebagai syarat kenaikan pangkat/jabatan setingkat lebih tinggi. Jabatan ini juga membutuhkan paling sedikit 4 angka kredit dari sub unsur pengembangan diri dan 8 angka kredit dari sub unsur publikasi ilmiah.

Jabatan guru madya dengan pangkat pembina golongan ruang IV/a membutuhkan angka kredit kumulatif minimal 400 dan membutuhkan 150 angka kredit sebagai syarat kenaikan pangkat/jabatan setingkat lebih tinggi. Jabatan ini juga membutuhkan paling sedikit 4 angka kredit dari sub unsur pengembangan diri dan 12 angka kredit dari sub unsur publikasi ilmiah.

Jabatan guru madya dengan pangkat pembina tingkat I golongan ruang IV/b membutuhkan angka kredit kumulatif minimal 550 dan membutuhkan 150 angka kredit sebagai syarat kenaikan pangkat/jabatan setingkat lebih tinggi. Jabatan ini juga membutuhkan paling sedikit 4 angka kredit dari sub unsur pengembangan diri dan 12 angka kredit dari sub unsur publikasi ilmiah.

Jabatan guru madya dengan pangkat pembina utama muda golongan ruang IV/c membutuhkan angka kredit kumulatif minimal 700 dan membutuhkan 150 angka kredit sebagai syarat kenaikan pangkat/jabatan setingkat lebih tinggi. Jabatan ini juga membutuhkan paling sedikit 5 angka kredit dari sub unsur pengembangan diri dan 14 angka kredit dari sub unsur publikasi ilmiah.

Jabatan guru utama dengan pangkat pembina utama madya golongan ruang IV/d membutuhkan angka kredit kumulatif minimal 850 dan membutuhkan 200 angka kredit sebagai syarat kenaikan pangkat/jabatan setingkat lebih tinggi. Jabatan ini juga membutuhkan paling sedikit 5 angka kredit dari sub unsur pengembangan diri dan 20 angka kredit dari sub unsur publikasi ilmiah.

Jabatan guru utama dengan pangkat pembina utama golongan ruang IV/e membutuhkan angka kredit kumulatif minimal 1050 dan ini merupakan pangkat/jabatan tertinggi bagi guru PNS saat ini. Agar lebih jelas, silahkan perhatikan tabel berikut ini.

NoJabatan GuruPangkat/Golongan RuangAngka Kredit
Kumulatif MinimalPer Jenjang
12345
1Guru PertamaPenata Muda, III/a10050
Penata Muda Tk I, III/b15050
2Guru MudaPenata, III/c200100
Penata Tk I, III/d300100
3Guru MadyaPembina, IV/a400150
Pembina Tk I, IV/b550150
Pembina Utama Muda, IV/c700150
4Guru UtamaPembina Utama Madya, IV/d850200
Pembina Utama, IV/e1050


Dokumen

Setelah melakukan berbagai kegiatan untuk mendapatkan angka kredit, perlu adanya dokumen sebagai bukti atas kebenaran berbagai kegiatan yang telah dilakukan. Beberapa dokumen yang perlu dipersiapkan antara lain: Dupak, SKP, PKG, SK pengangkatan, SK pembagian tugas, ijazah, STTP, sertifikat, karpeg, surat tugas, laporan diklat, dan lain sebagainya. Uraian lengkap mengenai dokumen-dokumen tersebut akan coba kami jelaskan dalam tulisan-tulisan kami selanjutnya.

Demikian tulisan kami tentang kenaikan pangkat guru PNS dan hal-hal pentingnya. Sampai jumpa pada tulisan kami selanjutnya.