Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Program Induksi Guru Pemula Tahun 2021

Program Induksi Guru Pemula Tahun 2021

Program Induksi Guru Pemula Tahun 2021 - Beberapa bulan lalu para guru CPNS telah menerima SK pengangkatan dan telah melaksanakan tugas pada sekolahnya masing-masing. Selain melaksanakan kegiatan pembelajaran, para guru juga harus melaksanakan kegiatan lain berkaitan dengan status barunya sebagai CPNS. Salah satu kegiatan yang harus dilaksanakan oleh guru CPNS adalah program induksi guru pemula (PIGP) atau sering disebut program induksi.

Pada tulisan kali ini kami akan mencoba memberikan sedikit gambaran mengenai pelaksanaan program induksi dan pelaporan program induksi. Berikut ini adalah tulisan kami selengkapnya.

Dasar Hukum Program Induksi Guru Pemula

Aturan program induksi guru pemula tertera dalam Permendiknas nomor 27 tahun 2010. Permendiknas ini ditetapkan pada tanggal 27 Oktober 2010 oleh menteri pendidikan nasional pada saat itu yaitu Mohammad Nuh. Jika ingin mempelajari permendiknas tentang program induksi guru pemula silahkan download melalui link berikut ini.

Hal-hal Tentang Program Induksi Guru Pemula

Program induksi guru pemula merupakan kegiatan pengenalan lingkungan kerja dan pelatihan pemecahan masalah pembelajaran bagi guru pemula pada sekolah tempatnya bekerja. Guru pemula yang melaksanan program induksi merupakan guru yang baru mendapatkan tugas pertama kali untuk melaksanakan pembelajaran pada suatu sekolah. Adapun guru pemula yang dimaksud antara lain: CPNS guru yang ditugaskan pada suatu sekolah, guru PNS mutasi dari jabatan lain, dan guru bukan PNS yang baru bertugas pada suatu sekolah.

Program induksi dilaksanakan untuk membimbing guru pemula dalam menyesuaikan diri dengan iklim dan budaya lingkungan sekolah. Melalui prinsip profesionalisme, kesejawatan, akuntabel, dan berkelanjutan dalam program induksi, guru pemula diharapkan dapat melaksanakan tugas pekerjaannya sebagai pendidik profesional dengan baik pada masa yang akan datang.

Pelaksanaan program induksi bagi guru pemula bersatatus CPNS/PNS mutasi dari jabatan lain merupakan salah satu syarat pengangkatan dalam jabatan fungsional guru. Pelaksanaan program induksi bagi guru bukan PNS merupakan syarat pengangangkatan dalam jabatan guru tetap. 

Program induksi guru pemula  pada suatu sekolah dilaksanakan dalam kurun waktu 1 tahun, namun dapat juga diperpanjang hingga paling lama 1 tahun. Tahapan program induksi setidaknya meliputi persiapan, pengenalan lingkungan sekolah, pelaksanaan dan pengamatan pembelajaran, penilaian dan pelaporan.

Dalam melaksanakan program induksi, guru pemula harus menjalin kerjasama yang baik dengan pembimbing induksi, kepala sekolah, dan pengawas. Pembimbing induksi merupakan guru yang ditugaskan oleh kepala sekolah untuk membimbing guru pemula. Guru PNS yang berhak menjadi pembimbing induksi setidaknya memiliki pangkat penata dengan golongan ruang III/c. Pembimbing induksi harus memiliki profesionalisme dan kemampuan komunikasi agar dapat membimbing guru pemula dengan bertanggung jawab.

Penilaian kinerja guru pemula dilaksanakan pada akhir pelaksanaan program. Hasil penilaian program induksi merupakan hasil kesepakatan pembimbing, kepala sekolah, dan pengawas. Penilaian program induksi guru pemula berupa nilai dengan kategori amat baik, baik, cukup, sedang, dan kurang. Hasil penilaian disampaikan pada kepala dinas sebagai syarat untuk menerbitkan sertifikat induksi bagi guru pemula dengan nilai kinerja berkategori minimal baik.

Guru pemula CPNS/PNS mutasi dari jabatan lain yang telah mendapatkan nilai kinerja minimal baik dan mendapatkan sertifikat induksi dapat diusulkan untuk diangkat dalam jabatan fungsional guru. Namun jika belum mencapai nilai kinerja minimal baik, maka dapat mengajukan masa perpanjangan paling lama 1 tahun. Jika setelah masa perpanjangan tetap belum mendapatkan nilai kinerja minimal baik, maka dapat tetap mengajar tanpa jabatan fungsional guru.

Guru pemula bukan PNS yang telah mendapatkan nilai kinerja minimal baik dan mendapatkan sertifikat induksi dapat diusulkan untuk diangkat menjadi guru tetap dengan jabatan fungsional guru. Namun jika belum mencapai nilai kinerja minimal baik, maka dapat mengajukan masa perpanjangan paling lama 1 tahun. Jika setelah masa perpanjangan tetap belum mendapatkan nilai kinerja  minimal baik, maka dapat tetap mengajar tanpa jabatan fungsional guru.

Baik guru pemula berstatus CPNS/PNS mutasi jabatan lain, dan bukan PNS dapat diusulkan untuk diangkat dalam jabatan fungsional apabila telah memiliki nilai kinerja minimal baik pada tahun berikutnya yang dibuktikan dengan adanya sertifikat induksi.

Pelaksanaan Dan Pelaporan Program Induksi Guru Pemula

Pelaksanaan program induksi guru pemula meliputi beberapa tahapan yaitu: persiapan, pengenalan sekolah, tahap pembimbingan, dan pelaporan.

Pada tahap persiapan terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan oleh sekolah antara lain: analisis kebutuhan, pelatihan kepala sekolah dan pembimbing guru pemula, penyiapan buku pedoman, dan penunjukan pembimbing guru pemula.

Tahap pengenalan dilaksanakan pada bulan pertama setelah guru melapor pada kepala sekolah tempatnya bertugas. Hal-hal yang menjadi fokus tahap pengenalan meliputi: situasi sekolah, kondisi guru dan siswa, kondisi sarana dan prasarana sekolah, kurikulum sekolah, dan penyusunan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.

Tahap pembimbingan dilaksanakan pada bulan kedua. Kegiatan yang dilakukan pada tahap pembimbingan guru pemula adalah: penyusunan silabus dan RPP, penyusunan rencana pengembangan keprofesian berkelanjutan untuk tahun pertama masa induksi. Pembimbingan dilaksanakan melalui pemberian motivasi, arahan, dan pelibatan guru pemula pada kegiatan-kegiatan sekolah. Pembimbingan dilakukan sekurang-kurangnya 1 kali setiap bulan selama masa pelaksanaan program induksi guru pemula sampai bulan kesembilan.

Tahap penilaian program induksi guru pemula dilakukan melalui metode observasi pembelajaran dan tugas lain. Penilaian dilakukan dalam 2 tahap yang meliputi penilaian oleh pembimbing induksi yang dilakukan sejak bulan kedua hingga kesembilan, dan penilaian oleh kepala sekolah dan pengawas untuk menentukan nilai kinerja guru pemula. Komponen penilaian guru pemula meliputi 4 kompetensi yaitu pedagogis, kepribadian, sosial, dan profesiona. Pada setiap tahap penilaian dilakukan tahap praobservasi, observasi, dan pasca observasi.

Tahap pelaporan program induksi guru pemula dilakukan pada bulan kesebelas setelah penilaian oleh kepala sekolah dan pengawas. Draf laporan hasil penilaian kinerja guru pemula disusun oleh kepala sekolah berdasarkan pembahasan dengan pembimbing dan pengawas. Laporan ditandatangani oleh kepala sekolah dan pengawas. Adapun isi laporan hasil pelaksanaan program induksi adalah: data sekolah, waktu pelaksanaan, data guru pemula peserta program induksi, deskripsi pembimbingan oleh pembimbing, deskripsi pelaksanaan dan hasil penilaian tahap pertama dan kedua, hasil penilaian kinerja guru yang menyatakan kategori nilai kinerja guru pemula. Silahkan lihat contoh laporan induksi berikut ini untuk menambah pemahaman anda.

Demikian tulisan kami tentang program induksi guru pemula tahun 2021. Sampai bertemu pada tulisan kami selanjutnya.

Dwi Iswahyudi
Dwi Iswahyudi Seorang pendidik sekolah dasar, penulis blog, dan penggemar teknologi.
Buka Komentar

Posting Komentar untuk "Program Induksi Guru Pemula Tahun 2021"