✓ Siaran TV Analog Dimatikan: Inilah Manfaat Migrasi TV Digital Bagi Masyarakat

Siaran TV Analog Dimatikan: Inilah Manfaat Migrasi TV Digital Bagi Masyarakat


Siaran TV Analog Dimatikan: Inilah Manfaat Migrasi TV Digital Bagi Masyarakat

Siaran TV Analog Dimatikan: Inilah Manfaat Migrasi TV Digital Bagi Masyarakat - Menonton televisi merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan bagi sebagian orang termasuk saya. Beragam informasi dan hiburan menarik bisa didapatkan dengan mudah melalui media elektronik yang satu ini.

Bahkan asyiknya lagi, semua informasi dan hiburan tersebut bisa di dapatkan secara gratis tanpa perlu biaya berlangganan. Namun sayangnya, saat sedang menonton televisi kadang terganggu oleh gambar yang tiba-tiba hilang dan muncul banyak "semut" di layar televisi.

Ya memang begitulah kejadian yang saya alami saat menonton televisi menggunakan antena. Penerimaan sinyal yang tidak stabil menyebabkan gambar dan/atau suara yang muncul tidak jelas. Hingga akhirnya, saya memutuskan untuk memasang sebuah antena parabola dengan biaya yang cukup mahal.

Setelah mencari informasi di internet, perlahan saya mulai memahami bahwa antena yang digunakan sebelumnya menggunakan sinyal analog yang memiliki kekurangan jika sinyal yang didapatkan tidak stabil, maka gambar dan/atau suara yang dihasilkan tidak jelas, dan antena parabola yang digunakan saat ini adalah untuk menangkap siaran digital dengan kelebihan gambar dan/atau suara yang lebih jelas.

Saat saya mencari informasi lebih lanjut, ternyata pemerintah berencana untuk menghentikan seluruh siaran televisi analog dan beralih menjadi siaran televisi digital. Bahkan untuk mendapatkan siaran televisi digital pun ternyata tidak perlu mengeluarkan biaya yang mahal seperti yang saya habiskan. 

Nah, pada tulisan ini saya akan berbagi informasi tentang migrasi televisi digital dan manfaatnya bagi masyarakat.

Siaran TV Analog Dimatikan: Inilah Manfaat Migrasi TV Digital Bagi Masyarakat

Pengertian Siaran TV Digital dan Perbedaannya dengan Siaran TV Analog

Sebelum membahas manfaat migrasi televisi digital bagi masyarakat, ada baiknya dipahami terlebih dahulu pengertian siaran televisi digital dan perbedaannya dengan siaran televisi analog. 

Siaran televisi analog telah ada di Indonesia sejak enam dekade lalu. Siaran televisi digital menggunakan sinyal digital yang dikompresi yang membuat gambar dan suara menjadi lebih jernih.

Perbedaan antara siaran televisi analog dan digital adalah pada teknologi yang digunakan. Siaran televisi analog dipancarkan mirip dengan sinyal radio. Pada siaran analog, video dipancarkan dalam AM dan audio dipancarkan dalam FM.

Sinyal yang digunakan siaran televisi analog dapat mengalami gangguan tergantung pada jarak dan letak geografis penerima sinyal. Kualitas gambar yang dihasilkan siaran televisi analog pun terbatas karena terbatasnya bandwidth yang ditetapkan.

Sebaliknya, siaran televisi digital dipancarkan sebagai bit data informasi seperti data sebuah komputer. Sinyal siaran digital terdiri dari 1s dan 0s yang artinya hidup atau mati. Jadi jika jarak televisi dengan pemancar siaran digital terlalu jauh, maka siaran digital tidak dapat diakses sama sekali. Siaran televisi digital juga memungkinkan untuk menampilkan kualitas gambar yang lebih baik.

Manfaat Migrasi Siaran TV Digital

Saat pemerintah membuat sebuah kebijakan, tentu ada hal yang lebih baik yang ingin dicapai. Sama halnya dengan migrasi siaran televisi digital ini. Berikut adalah beberapa manfaat siaran televisi digital.

Menghemat Frekuensi

Frekuensi yang digunakan untuk siaran televisi analog berada pada frekuensi 700 MHz yang juga digunakan untuk layanan internet. Dengan melakukan migrasi siaran televisi digital, maka akan menghemat penggunaan frekuensi sehingga bisa digunakan untuk membuat layanan internet yang lebih cepat dan stabil dengan jangkauan yang lebih luas. Internet yang lebih cepat, stabil dan jangkauan yang luas tentu akan semakin meningkatkan peluang usaha ekonomi kreatif yang saat ini tengah berkembang. 

Konten yang Beragam

Siaran televisi digital memungkinkan hingga 9 lembaga penyiaran untuk menggunakan satu frekuensi. Hal ini akan menyebabkan semakin banyak program penyiaran untuk mengisinya. Sehingga akan muncul kanal-kanal baru dengan konten yang semakin beragam bagi masyarakat. 

Konten lokal juga berpeluang muncul dengan semakin bertambahnya daya tampung siaran dalam satu kanal. Sehingga, keragaman adat istiadat Indonesia dapat diangkat oleh stasiun televisi lokal.

Kualitas Siaran Lebih Baik dan Tetap Gratis

Siaran televisi digital menampilkan kualitas gambar yang lebih baik dan tetap gratis tanpa perlu biaya berlangganan siaran atau biaya internet. Jika televisi yang digunakan telah mendukung siaran digital, maka siaran digital akan otomatis diterima. 

Jika televisi yang digunakan belum mendukung siaran digital, maka tidak perlu membeli televisi baru dan hanya perlu menambahkan alat yang disebut Set Top Box (STB) yang berfungsi mengubah siaran digital menjadi analog. Harga STB di marketplace online mulai dari 200 ribuan. Pemerintah juga telah menyiapkan skema STB subsidi bagi masyarakat kurang mampu yang perlu bantuan. 

Ramah Keluarga dengan Fitur Electronic Program Guide (EPG)

Televisi merupakan sumber informasi audio visual yang terjangkau bagi semua kalangan dari usia dewasa hingga anak-anak. Bahkan ada sekitar 80an juta anak Indonesia yang menonton televisi. Dengan adanya migrasi siaran televisi digital, penonton bisa memanfaatkan fitur Electronic Program Guide (EPG). 

EPG bisa membantu memilah dan memilih tayangan apa saja yang hendak ditonton anggota keluarga dan tayangan yang lebih ramah untuk anak-anak. EPG memungkinkan untuk melihat sinopsis dan siaran apa saja yang akan tayang berikutnya. Kehadiran fitur EPG layak digunakan dengan sebaik-baiknya dalam upaya membimbing anak-anak ketika melihat tayangan televisi.

Cara Migrasi TV Digital

Proses migrasi siaran televisi digital akan segera dimulai dan ditargetkan akan selesai pada 2 November 2022. Proses migrasi akan dilakukan secara bertahap untuk beberapa daerah. Namun, jika ingin segera menikmati siaran televisi digital, anda juga bisa segera mencobanya. 

Lalu bagaimana cara melakukan migrasi siaran digital? Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan untuk mengikuti migrasi siaran televisi digital.

Cek Ketersediaan Sinyal Siaran Digital

Anda bisa melihat ketersediaan siaran digital di daerah anda menggunakan aplikasi android atupun ios. Silahkan kunjungi link di bawah ini untuk mengunduh aplikasi.


Unduh dan instal aplikasi ke dalam handphone anda.
Buka aplikasi, dan izinkan aplikasi mengakses lokasi anda.
  • Peta pada aplikasi akan secara otomatis menunjukan titik lokasi anda dengan menara transmisi terdekat dalam wilayah anda.
  • Warna pada peta menunjukan seberapa kuat sinyal yang dipancarkan menara transmisi ke daerah anda.
  • Warna merah menandakan sinyal kuat, yang berarti lokasi anda mendapatkan siaran digital yang baik tanpa hambatan yang berarti.
  • Warna hijau hingga kuning menandakan sinyal sedang, yang berarti lokasi anda mendapatkan siaran digital yang cukup baik.
  • Warna abu-abu hingga biru muda menandakan sinyal lemah, yang berarti lokasi anda mendapatkan siaran digital yang buruk yang mungkin menyebabkan ketidaknyamanan dalam menonton televisi.

Periksa Televisi Anda

Jika di daerah anda sudah tersedia sinyal siaran televisi digital pastikan anda segera memeriksa televisi anda. Anda dapat menikmati siaran televisi digital dengan televisi yang mendukung siaran digital secara langsung, atau menambahkan STB. 

Semua televisi yang berjenis tabung tidak dapat menangkap siaran televisi digital secara langsung. Hal ini karena, semua televisi analog adalah adalah televisi berjenis tabung.

Memang semua televisi tabung tidak dapat menangkap siaran digital secara langsung. Namun bukan berarti semua televisi layar datar mendukung siaran digital. Jika anda ingin membeli sebuah televisi baru, pastikan sudah memiliki fitur pencarian siaran digital yang menawarkan pilihan pencarian siaran televisi digital dan analog.

Pastikan televisi yang akan anda beli memiliki fitur Digital Video Broadcasting-Terestrial second generation (DVB-T2). DVB-T2 adalah alat untuk menerima siaran televisi digital yang digunakan di Indonesia. Silahkan tanyakan pada penjual televisi tentang ketersedian fitur ini.

Memilih Set Top Box

Jika anda memilih menambahkan STB karena alasan biaya yang lebih murah, maka perlu memerhatikan hal-hal berikut ini.

  • STB dapat dibeli di toko online dan beberapa toko offline.
  • Pilih STB dengan sertifikasi kominfo, tulisan DVB-T2, siap digital, atau gambar maskot migrasi televisi digital yaitu MODI.
  • Informasi STB yang sudah bersertifikat bisa dilihat melalui aplikasi SIRANI (untuk android dan iOS).
  • Beberapa merek STB yang bersertifikat kominfo antara lain: Nexmedia (NA1300/DVB-T2 MPEG4 HD), Polytron (PDV 600T2), Ichiko (8000HD), Akari (ADS-2230, ADS-168 dan ADS-210), Venus (Brio), Tanaka (T2), Matrix (Apple), Evercoss (STB1), yang dijamin ketersediannya.

Sambungkan Perangkat Televisi

Setelah semua perangkat tersambung, buka pengaturan atau setting untuk memilih auto scan untuk memindai siaran digital di sekitar anda. Pengaturan yang bereda mungkin dibutuhkan bergantung pada perangkat yang digunakan.

Demikian informasi tentang manfaat migrasi TV digital bagi masyarakat. TV digital, bersih gambarnya, jernih suaranya, canggih teknologinya. Semoga bermanfaat.

Referensi: https://siarandigital.kominfo.go.id/
LihatTutupKomentar
Cancel

Komentar anda akan ditinjau terlebih dahulu sebelum dapat diterbitkan.