✓ Program Induksi Guru Pemula Dan Pelaksanaannya

Program Induksi Guru Pemula Dan Pelaksanaannya

Program Induksi Guru Pemula Dan Pelaksanaannya

Program Induksi Guru Pemula Dan Pelaksanaannya - Menjadi seorang PNS adalah salah satu cita-cita dari banyak orang seperti saya. Mulai dari gaji, tunjangan, hingga jaminan kesehatan dan hari tua menjadi alasan tetap banyaknya orang yang ingin jadi PNS setiap ada lowongan.

Alhamdulillah, setelah melewati berbagai tahapan, saya berhasil menjadi bagian dari para abdi negara dengan menjadi PNS pada formasi guru sekolah dasar di kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Menjadi PNS formasi guru memiliki tugas dan tanggung jawab tersendiri yang berbeda dengan formasi lainnya. Salah satu perbedaan yang paling terlihat adalah adanya program induksi guru pemula.

Program induksi guru pemula, wajib dilaksanakan oleh setiap CPNS guru sebagai salah satu syarat pengajuan jabatan fungsional khusus. Lalu bagaimanakah pelaksanaan program ini? Pada tulisan kali ini, saya akan berbagi tentang pelaksanaan program induksi guru pemula.

Program Induksi Guru Pemula Dan Pelaksanaannya

Dasar Hukum Program Induksi Guru Pemula

Aturan program induksi guru pemula tertera dalam Permendiknas nomor 27 tahun 2010. Permendiknas ini ditetapkan pada tanggal 27 Oktober 2010 oleh menteri pendidikan nasional pada saat itu yaitu Mohammad Nuh. 

Jika ingin mempelajari permendiknas tentang program induksi guru pemula silahkan download melalui link berikut ini.

Permendiknas no. 20 tahun 2010 (Download)

Hal-hal Tentang Program Induksi Guru Pemula

Program induksi guru pemula merupakan kegiatan pengenalan lingkungan kerja dan pelatihan pemecahan masalah pembelajaran bagi guru pemula. Guru pemula yang melaksanakan program induksi merupakan guru yang baru mendapatkan tugas pertama kali untuk melaksanakan pembelajaran pada suatu sekolah. 

Adapun guru pemula yang dimaksud antara lain: 

  • CPNS guru yang ditugaskan pada suatu sekolah, 
  • Guru PNS mutasi dari jabatan lain, dan 
  • Guru bukan PNS yang baru bertugas pada suatu sekolah.

Pelaksanaan program induksi bagi guru pemula berstatus CPNS atau PNS mutasi dari jabatan lain merupakan salah satu syarat pengangkatan dalam jabatan fungsional guru. Pelaksanaan program induksi bagi guru bukan PNS merupakan syarat pengangangkatan dalam jabatan guru tetap.

Program induksi guru pemula pada suatu sekolah dilaksanakan dalam kurun waktu 1 tahun hingga paling lama 2 tahun. Tahapan program induksi setidaknya meliputi persiapan, pengenalan lingkungan sekolah, pelaksanaan dan pengamatan pembelajaran, penilaian dan pelaporan.

Dalam melaksanakan program induksi, guru pemula harus menjalin kerjasama yang baik dengan pembimbing induksi yaitu guru dengan golongan ruang minimal III/c, kepala sekolah, dan pengawas. Pembimbing induksi harus memiliki profesionalisme dan kemampuan komunikasi agar dapat membimbing guru pemula dengan bertanggung jawab.

Penilaian kinerja guru pemula dilaksanakan pada akhir pelaksanaan program dengan kategori amat baik, baik, cukup, sedang, dan kurang. Jika guru pemula mendapatkan nilai kinerja berkategori baik, maka ia berhak mendapatkan sertifikat program induksi yang dikeluarkan oleh kepala dinas pendidikan.

Guru pemula CPNS/PNS mutasi dari jabatan lain yang telah mendapatkan sertifikat induksi dapat diusulkan untuk diangkat dalam jabatan fungsional guru. Namun jika belum mencapai nilai kinerja minimal baik, maka dapat mengajukan masa perpanjangan paling lama 1 tahun.

Guru pemula bukan PNS yang telah mendapatkan sertifikat induksi dapat diusulkan untuk diangkat menjadi guru tetap dengan jabatan fungsional guru. Namun jika belum mencapai nilai kinerja minimal baik, maka dapat mengajukan masa perpanjangan paling lama 1 tahun. 

Apabila dalam masa perpanjangan tidak juga mendapatkan nilai kategori baik, maka dapat tetap mengajar tanpa jabatan fungsional guru.

Pelaksanaan Dan Pelaporan Program Induksi Guru Pemula

Pelaksanaan program induksi guru pemula meliputi beberapa tahapan yaitu: 

  • Persiapan, 
  • Pengenalan sekolah, 
  • Tahap pembimbingan, dan 
  • Penilaian dan pelaporan.

Persiapan

Pada tahap persiapan terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan oleh sekolah antara lain: analisis kebutuhan, pelatihan kepala sekolah dan pembimbing guru pemula, penyiapan buku pedoman, dan penunjukan pembimbing guru pemula.

Pengenalan

Tahap pengenalan dilaksanakan pada bulan pertama setelah guru melapor pada kepala sekolah tempatnya bertugas. Hal-hal yang menjadi fokus tahap pengenalan meliputi: kondisi sekolah, guru dan siswa, kurikulum sekolah, dan penyusunan RPP.

Pembimbingan

Tahap pembimbingan dilaksanakan pada bulan kedua. Kegiatan yang dilakukan pada tahap pembimbingan guru pemula adalah: penyusunan silabus dan RPP, penyusunan rencana pengembangan keprofesian berkelanjutan untuk tahun pertama masa induksi. 

Pembimbingan dilaksanakan melalui pemberian motivasi, arahan, dan pelibatan guru pemula pada kegiatan-kegiatan sekolah. Pembimbingan dilakukan sekurang-kurangnya 1 kali setiap bulan selama masa pelaksanaan program induksi guru pemula sampai bulan kesembilan.

Penilaian

Tahap penilaian program induksi guru pemula dilakukan melalui metode observasi pembelajaran dan tugas lain. Penilaian dilakukan dalam 2 tahap yang meliputi penilaian oleh pembimbing dan penilaian oleh kepala sekolah serta pengawas. 

Penilaian oleh pembimbing induksi dilakukan pada bulan ke 2 hingga bulan ke 9. Penilaian oleh kepala sekolah dan pengawas dilakukan pada bulan ke 10 dan 11.

Komponen penilaian guru pemula meliputi 4 kompetensi yaitu pedagogis, kepribadian, sosial, dan profesional. Pada setiap tahap penilaian dilakukan tahap praobservasi, observasi, dan pasca observasi.

Pelaporan

Tahap pelaporan program induksi guru pemula dilakukan pada bulan ke 11. Draf laporan hasil penilaian kinerja guru pemula disusun oleh kepala sekolah berdasarkan pembahasan dengan pembimbing dan pengawas untuk kemudian ditandatangani oleh kepala sekolah dan pengawas. 

Adapun isi laporan hasil pelaksanaan program induksi adalah: 

  • Data sekolah, 
  • Waktu pelaksanaan, 
  • Data guru pemula peserta program induksi, 
  • Deskripsi pembimbingan oleh pembimbing, 
  • Deskripsi pelaksanaan dan hasil penilaian tahap pertama dan kedua, 
  • Hasil penilaian kinerja guru yang menyatakan kategori nilai kinerja guru pemula. 

Silahkan lihat contoh laporan induksi berikut ini untuk menambah pemahaman anda.

Demikian tulisan saya tentang program induksi guru pemula dan pelaksanaannya. Semoga bermanfaat.

LihatTutupKomentar
Cancel

Komentar anda akan ditinjau terlebih dahulu sebelum dapat diterbitkan.