Pilih Blogger Dibandingkan Wordpress, Ini Alasannya

Pilih Blogger Dibandingkan Wordpress, Ini Alasannya

Pilih Blogger Dibandingkan Wordpress, Ini Alasannya - Langkah penting sebelum membangun sebuah blog, adalah menentukan platform apa yang akan digunakan untuk membangunnya. Setidaknya itu yang saya lakukan sebelum membangun blog ini.

Di dunia ini ada beberapa platform pembuat blog yang bisa digunakan. Namun yang paling banyak digunakan untuk membuat blog adalah wordpress dan blogger.

Bahkan menurut data yang saya rangkum dari berbagai sumber, ada lebih dari 28 juta pengguna yang menggunakan wordpress, dan 1,2 juta pengguna yang menggunakan blogger untuk membangun web/blognya. Hal tersebut tidaklah mengherankan, mengingat kedua platform tersebut memiliki kelebihan masing-masing dibandingkan platform blog lainnya.

Setelah melakukan uji coba sederhana membuat blog dengan kedua platform blog paling populer tersebut, saya pribadi akhirnya mantap pilih blogger dibandingkan wordpress. Tulisan ini akan menjelaskan alasan saya memilih blogger dibandingkan wordpress.

Pilih Blogger Dibandingkan Wordpress, Ini Alasannya

Sekilas Tentang Blogger Dibandingkan Wordpress

Sejarah Blogger

Blogger pada awalnya diluncurkan oleh Pyra Labs pada 23 Agustus 1999 sebagai salah satu perangkat publikasi blog pertama di dunia. Lalu pada Februari 2003, Google mengakuisisi Pyra Labs hingga fitur premium Blogger yang sebelumnya berbayar menjadi layanan yang gratis sepenuhnya.

Blogger telah sepenuhnya pindah ke server google pada Mei 2007 dan berhasil menduduki peringkat 16 dari 50 daftar domain dengan jumlah pengunjung unik terbanyak pada tahun yang sama. Meskipun Blogger dapat digunakan sepenuhnya dengan gratis, ada beberapa batasan yang ditetapkan Google untuk sebuah akun pengguna Blogger.

Batasan Blogger

  • Deskripsi blog maksimal 500 karakter dan tidak mendukung HTML.
  • Jumlah blog yang dapat dimiliki oleh sebuah akun adalah 100 blog.
  • Jumlah label adalah 5000 label unik per blog, dan 20 label unik per postingan.
  • Jumlah penyimpanan gambar adalah 15 GB yang dibagi dengan Gdrive dan Gmail untuk gambar berukuran 16 megapiksel (4920 x 3264). Jika ukuran gambar kurang dari 16 megapiksel, maka tidak termasuk dalam batasan ini.
  • Ukuran halaman arsip dan halaman utama blog dibatasi hingga 1 MB.
  • Tim penulis blog dibatasi hingga 100 pengguna per blog.
  • Ukuran favicon dibatasi hingga 100 KB.
  • Penangguhan dapat dilakukan tanpa pemberitahuan jika situs melanggar persyaratan layanan.

Sejarah Wordpress

Wordpress merupakan pengganti dari b2/cafelog yang dikembangkan oleh Michel Valdright. Wordpress sendiri muncul pertama kali pada tahun 2003 dari hasil kerja sama Matt Mullenweg dan Mike Little. Christine Selleck merupakan teman Matt Mullenweg yang mengusulkan nama Wordpress.

Saat ini, Wordpress telah dilengkapi dengan berbagai bahasa. Khusus untuk Bahasa Indonesia merupakan hasil kerja para kontributor yang dipimpin oleh Huda Toriq, seorang Mahasiswa Kedokteran dari Universitas Diponegoro Semarang.

Wordpress.com dan Wordpress.org

Terdapat dua jenis Wordpress yang dikenal di dunia yaitu Wordpress.com dan Wordpress.org. Automattic merupakan perusahaan yang mendirikan situs layanan blog Wordpress.com. Pada layanan ini, pengguna tidak harus melakukan pemasangan dan pengaturan yang rumit. Namun sayangnya, pengguna juga tidak bisa menggunakan aksesori tambahan selain yang telah disediakan.

Wordpress.org adalah wilayah untuk pengembang website. Melalui alamat ini, pengguna dapat mengunduh aplikasi dan file CMS Wordpress untuk dapat disesuaikan dengan kebutuhan lalu kemudian digunakan dengan alamat dan server sendiri.

Alasan Saya Memilih Blogger Dibandingkan Wordpress

Biaya yang diperlukan

Blogger dan Wordpress adalah platform pembuat blog yang dapat digunakan dengan gratis sepenuhnya. Namun jika ingin mendapatkan fitur yang lebih lengkap, maka diperlukan biaya tambahan untuk menggunakannya.

Pengguna Blogger dapat membuat blog menggunakan Blogger dan akan mendapatkan blog dengan subdomain gratis blogspot.com. Blog dengan subdomain tersebut sudah dapat digunakan dan diatur sesuai kebutuhan. Jika ingin menggunakan nama domain sendiri, pengguna hanya perlu menyewa nama domain, dan menghubungkan domain tersebut dengan blognya.

Meskipun google menyediakan layanan penyewaan nama domain, pengguna tidak harus menyewa nama domainnya dari layanan google. Pengguna dapat menyewa nama domain dari pihak ketiga dengan biaya berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 250.000 per tahun.

Berbagai tema juga telah disediakan secara gratis untuk menyesuaikan tampilan blog. Namun pengguna juga bisa menambahkan tema Blogger pihak ketiga baik yang bersifat gratis maupun berbayar dengan harga berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 250.000.

Biaya yang diperlukan untuk menggunakan Wordpress sendiri berbeda tergantung jenisnya. Jika menggunakan Wordpress.com pengguna bisa menggunakan secara gratis dan akan mendapatkan subdomain wordpress.com dengan fitur yang terbatas. Namun jika pengguna ingin mendapatkan semua fitur yang diberikan Wordpress.com termasuk menggunakan nama domain kustom, maka pengguna perlu mengeluarkan biaya berlangganan mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 700.000 per bulan.

Biaya yang diperlukan untuk menggunakan Wordpress.org juga tidak sedikit. Biaya diperlukan untuk kebutuhan penyewaan nama domain dan server hosting. Harga domain yang berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 250.000 per tahun ditambah biaya hosting yang berkisar antara Rp 150.000 hingga jutaan rupiah per tahun, tentu bukan biaya yang sedikit. 

Terlebih lagi, harga sewa server hosting sering kali juga berpengaruh terhadap performa dari blog atau website yang dibuat. Jika menginginkan blog yang cepat dan minim gangguan tentu memerlukan hosting dengan kualitas yang baik dengan biaya yang lebih mahal. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan saya memilih Blogger dibandingkan Wordpress untuk membuat blog saya ini.

Optimasi dan Pengaturan

Blogger dan Wordpress dalam hal ini sama-sama dapat dilakukan optimasi. Optimasi dan pengaturan diperlukan untuk mendapatkan website atau blog yang sesuai keinginan, baik dalam hal kecepatan, kemudahan, keamanan, dan tampilan. Salah satu alasan saya memilih Blogger dibandingkan Wordpress adalah kemudahan optimasinya.

Jika menggunakan Blogger optimasi dilakukan dengan menggunakan Template Blogger yang sudah teroptimasi oleh pembuat template. Pengguna seperti saya hanya perlu menyesuaikan sedikit kode pengaturan agar sesuai dengan kebutuhan. 

Sedangkan optimasi dari sisi server tidak dapat dilakukan oleh pengguna, namun karena Blogger menggunakan perangkat server yang dikelola oleh Google, maka kualitasnya sudah tidak perlu dipertanyakan lagi.

Berbeda dengan Blogger, Wordpress.com maupun Wordpress.org lebih membutuhkan banyak optimasi oleh pengguna jika menginginkan blog yang handal. Mulai dari pemilihan tema, plugin, hingga server hosting perlu dilakukan dengan seksama agar blog dapat berjalan dengan baik.

Kecepatan

Kecepatan adalah alasan terakhir saya memilih Blogger dibandingkan Wordpress untuk membuat blog. Pada dasarnya blog yang dibuat menggunakan Blogger maupun Wordpress sama-sama cepat. Terlebih lagi kecepatan internet di Indonesia juga semakin meningkat sekarang ini. 

Namun berdasarkan alasan yang telah saya kemukakan sebelumnya, maka blog yang dibuat dengan Blogger akan lebih cepat jika dibandingkan dengan Wordpress apabila optimasi dan pemlihan server hosting tidak dilakukan dengan tepat.

Rangkuman Blogger Dibandingkan Wordpress

Perbandingan Blogger Wordpress.com Wordpress.org
Harga Hosting gratis. Hosting gratis. Hosting berbayar.
Subdomain   gratis. Subdomain gratis. Subdomain tidak ada.
Penggunaan   nama domain kustom gratis dengan menyiapkan nama domain   sendiri. Penggunaan nama domain kustom dan   fitur lainnya berbayar. Perlu menyiapkan nama domain   sendiri.
Optimasi Menggunakan template yang telah   teroptimasi. Perlu melakukan optimasi dengan   memilih template, dan plugin yang tepat. Perlu melakukan optimasi dengan   memilih tema, plugin dan server yang tepat.
Optimasi   dari sisi server tidak dapat dilakukan namun kualitas   server tidak perlu diragukan. Optimasi dari sisi server tidak   dapat dilakukan namun kualitas server tidak perlu   diragukan. Server hosting yang optimal   membutuhkan biaya yang lebih mahal.
Kecepatan Server cepat. Server cepat. Kecepatan server biasanya   bergantung pada harga sewa.
Jika   optimasi tepat, maka kecepatan dapat semakin meningkat. Jika optimasi tepat, maka   kecepatan dapat semakin meningkat. Masih memerlukan optimasi tema   dan plugin agar kecepatan semakin meningkat.

Demikian tulisan tentang alasan saya memilih Blogger dibandingkan Wordpress, semoga bermanfaat.

Selanjutnya Sebelumnya
Tidak Ada Komentar
Tambah Komentar
comment url