Nabi Dan Rasul Dalam Agama Islam

Nabi Dan Rasul Dalam Agama Islam
Nabi Dan Rasul Dalam Agama Islam - Beriman kepada para Nabi dan Rasul merupakan salah satu rukun iman dalam ajaran agama islam. Oleh karena itu, sudah sepantasnya bagi setiap muslim untuk mengetahui dan memahami Nabi dan Rasul dalam agama islam yang mulia ini.

Pada tulisan ini, saya akan mencoba memberikan informasi tentang Nabi dan Rasul dalam agama islam yang semoga dapat menambah pengetahuan kita semua tentang Nabi dan Rasul.

Perintah Iman Kepada Nabi dan Rasul

Allah Ta'ala memerintahkan untuk beriman pada Nabi dan Rasul melalui Al Qur'an surat Al Imran ayat 84 dan surat An Nisa ayat 136 yang artinya:

"Katakanlah: "Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya’qub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri"" (QS. Al Imran: 84).

"Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya" (QS. An Nisa: 136).

Berdasarkan dua ayat tersebut di atas, maka umat islam wajib untuk mengimani bahwa Allah Ta'ala telah mengutus Nabi dan Rasul dan jika tidak mau beriman maka orang tersebut telah tersesat jauh dari petunjuk Allah.

Perbedaan Nabi dan Rasul

Bagi beberapa umat islam mungkin ada yang menganggap bahwa Nabi dan Rasul memiliki pengertian yang sama. Padahal ini adalah anggapan yang kurang tepat.

Seorang Nabi belum tentu dikatakan sebagai Rasul, sedangkan seorang Rasul sudah pasti adalah seorang Nabi. Lalu apa perbedaan antara Nabi dan Rasul? 

Perbedaan antara Nabi dan Rasul adalah: Nabi diutus tanpa membawa syari'at baru melainkan mendakwahkan syari'at Rasul sebelumnya, sedangkan Rasul diutus oleh Allah dengan membawa syari'at yang baru.

Jumlah Para Nabi dan Rasul

Telah lazim di masyarakat muslim tentang jumlah Nabi dan Rasul yaitu 25 orang. Jumlah tersebut adalah jumlah yang Allah sebutkan namanya dalam Al Qur'an. 

Namun untuk jumlah seluruh Nabi dan Rasul yang sesungguhnya tidak ada yang mengetahui secara pasti kecuali Allah Ta'ala. Memang terdapat beberapa hadits yang menjelaskan jumlah Nabi dan Rasul, diantaranya hadits Abu Dzar yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dan hadits Abu Umamah yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad namun sebagian ulama menilai hadits-hadits tersebut lemah.

Hadits riwayat Abu Dzar:

"Aku berkata: wahai Rasulullah, ada berapa jumlah Nabi? Rasulullah menjawab: Nabi ada 120.000 orang. Aku berkata: wahai Rasulullah, ada berapa jumlah Rasul? Rasulullah menjawab: Rasul ada 313 orang, mereka sangat banyak" (HR. Ibnu Hibban no.361).

Hadits riwayat Abu Umamah:

"Aku berkata: wahai Rasulullah, ada berapa jumlah Nabi? Rasulullah menjawab: Nabi ada 124.000 orang dan di antara mereka ada para Rasul sebanyak 315 orang, mereka sangat banyak" (HR. Ahmad no.22342).

Meskipun dua hadits tersebut dinilai lemah oleh sebagian ulama, jika kita boleh mengompromikan maka insyaAllah bisa dikatakan bahwa jumlah Rasul ada sekitar 300 sekian orang dan jumlah Nabi ada sekitar 120.000 sekian orang tanpa memastikan jumlah tepatnya. Namun yang jelas bahwa, jumlah Nabi dan Rasul yang Allah utus sangat banyak. 

Allah Ta'ala berfirman yang artinya:

"Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu" (QS. Al-Mu'min: 78).

Dari sekian banyak Nabi dan Rasul dalam agama islam, ada 25 Nabi yang namanya telah diketahui, karena nama-namanya disebutkan dalam Al Qur'an.

Nama-nama Nabi dan Rasul dalam agama Islam

Al Qur'an merupakan pedoman umat islam yang utama. Dalam Al Qur'an, sebagian dari nama-nama Nabi dan Rasul telah Allah sebutkan yang jumlahnya ada 25 Nabi dan Rasul. Diantara ayat Al Qur'an yang menunjukkan nama Nabi dan Rasul adalah sebagai berikut.

Surat Al An'am Ayat 83-86 Menyebutkan 18 Nama Nabi dan Rasul

Allah Ta'ala berfirman yang artinya:

"Dan itulah hujjah Kami yang Kami berikan kepada (1) Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan siapa yang Kami kehendaki beberapa derajat. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. Dan Kami telah menganugerahkan (2) Ishak dan (3) Yaqub kepadanya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan kepada (4) Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebagian dari keturunannya (Nuh) yaitu (5) Daud, (6) Sulaiman, (7) Ayyub, (8) Yusuf, (9) Musa, dan (10) Harun. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Dan (11) Zakaria, (12) Yahya, (13) ‘Isa, dan (14) Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang salih. Dan (15) Ismail, (16) Alyasa’, (17) Yunus, dan (18) Luth. Masing-masing Kami lebihkan derajatnya di atas umat (di masanya)" (QS. Al-An’am: 83-86).

Dalam ayat tersebut, Allah Ta'ala mengumpulkan 18 nama Nabi dan Rasul yaitu: 

  1. Ibrahim, 
  2. Ishak, 
  3. Yaqub, 
  4. Nuh, 
  5. Daud, 
  6. Sulaiman, 
  7. Ayyub, 
  8. Yusuf, 
  9. Musa, 
  10. Harun, 
  11. Zakaria, 
  12. Yahya, 
  13. 'Isa, 
  14. Ilyas, 
  15. Ismail, 
  16. Alyasa' 
  17. Yunus dan 
  18. Luth.

Surat Al Baqarah Ayat 31 Menyebutkan Nama Nabi Adam

Allah Ta'ala berfirman yang artinya:

"Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para malaikat lalu berfirman, "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!"" (QS. Al-Baqarah: 31).

Surat Huud Ayat 50 Menyebutkan Nama Nabi Huud

Allah Ta'ala berfirman yang artinya:

"Dan kepada kaum 'Ad (Kami utus) saudara mereka, Huud. Dia berkata, "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Kamu hanyalah mengada-adakan saja."" (QS. Huud: 50).

Surat Al A'raf Ayat 73 Menyebutkan Nama Nabi Shalih

Allah Ta'ala berfirman yang artinya:

"Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Tsamud saudara mereka Shaleh. Dia berkata, "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya."" (QS. Al-A’raf: 73).

Surat Al A'raf Ayat 85 Menyebutkan Nama Nabi Syu'aib

Allah Ta'ala berfirman yang artinya:

"Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Madyan saudara mereka, Syu'aib. Dia berkata, 'Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya."" (QS. Al-A’raf: 85).

Surat Maryam Ayat 56 Menyebutkan Nama Nabi Idris

Allah Ta'ala berfirman yang artinya:

"Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris (yang tersebut) di dalam Al Qur'an. Sesungguhnya dia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi." (QS. Maryam: 56).

Surat Al Anbiya' Ayat 85 Menyebutkan Nama Nabi Dzulkifli

Allah Ta'ala berfirman yang artinya:

"Dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris, dan Dzulkifli. Semua mereka termasuk orang-orang yang sabar" (QS. Al-Anbiya': 85).

Surat Al Fath ayat 29 Menyebutkan Nama Nabi Muhammad

Allah Ta'ala berfirman yang artinya:

"Muhammad itu adalah utusan Allah" (QS. Al-Fath: 29).

Berdasarkan ayat-ayat di atas, nama Nabi dan Rasul yang disebutkan namanya dalam Al Qur'an adalah:

  1. Adam
  2. Idris
  3. Nuh
  4. Hud
  5. Shalih
  6. Ibrahim
  7. Luth
  8. Ismail
  9. Ishaq
  10. Ya'qub
  11. Yusuf
  12. Ayyub
  13. Syu'aib
  14. Musa
  15. Harun
  16. Dulkifli
  17. Daud
  18. Sulaiman
  19. Ilyas
  20. Alyasa'
  21. Yunus
  22. Zakaria
  23. Yahya
  24. Isa
  25. Muhammad 'Alaihimus shalaatu was salaam.

Tambahan Dari As Sunnah Menyebutkan Nama Nabi Yusya' bin Nun

Selain terdapat 25 Nabi dan Rasul yang namanya disebutkan dalam Al Qur'an, ada seorang Nabi yang namanya disebutkan dalam Hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad.

Dari sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya,

"Sesungguhnya matahari tidaklah ditahan untuk seorang manusia, kecuali untuk Yusya’ [pada saat dia berjalan pada malam hari menuju Baitul Maqdis]" (HR. Ahmad dalam Al-Musnad).

Demikian informasi tentang Nabi dan Rasul dalam agama Islam, semoga informasi ini dapat bermanfaat menambah wawasan keislaman kita.

Referensi: muslim.or.id

Tinggalkan Komentar
Komentar anda akan ditinjau terlebih dahulu sebelum dapat diterbitkan.
Pastikan anda mencentang "beri tahu saya" atau "notify me" untuk mendapat pemberitahuan jika komentar anda sudah ditanggapi.