Cara Akses Rapor Pendidikan Indonesia Di raporpendidikan.kemdikbud.go.id

Cara Akses Rapor Pendidikan Indonesia
Cara Akses Rapor Pendidikan Indonesia - Pada awal bulan April tahun 2022 platform Rapor Pendidikan Indonesia telah resmi diluncurkan. Platform ini merupakan salah satu bagian dalam program Merdeka Belajar yang diusung oleh Kemdikbudristek.

Meskipun sudah dapat diakses secara penuh, namun karena platform ini masih terhitung baru, tentu masih banyak yang bertanya-tanya tentang apa yang dimaksud Rapor Pendidikan Indonesia dan bagaimana cara mengakses nya? Pada tulisan kali ini, saya akan membagikan informasi selengkapnya.

Rapor Pendidikan Indonesia

Pengertian Rapor Pendidikan Indonesia

Rapor Pendidikan merupakan platform yang menyajikan data mutu sekolah atau daerah yang bersumber dari asesmen dan survey nasional. Platform ini diakui sebagai pembaruan dari Rapor Mutu yang telah ada sebelumnya yang digunakan sebagai bahan untuk identifikasi, refleksi, dan perbaikan kualitas pendidikan di Indonesia.

Berdasarkan buku saku Rapor Pendidikan Indonesia, platform Rapor Pendidikan mengukur input, proses dan output pendidikan yang diturunkan dalam 8 Standar Nasional Pendidikan. Jika ingin membaca buku saku Rapor Pendidikan Indonesia, silahkan unduh melalui tautan di bawah ini.

Download

Perbedaan Rapor Pendidikan Indonesia Dengan Rapor Mutu

Meskipun sama-sama digunakan untuk mengukur mutu pendidikan di Indonesia, ternyata terdapat perbedaan antara Rapor Pendidikan dengan Rapor Mutu. Dalam Rapor Pendidikan, sekolah tidak lagi melakukan pengisian pada aplikasi Penilaian Mutu Pendidikan (PMP).

Hal ini dikarenakan, data Rapor Pendidikan merupakan data yang diambil dari berbagai sumber. Hasil Asesmen Nasional, Dapodik, dan SIMPKB merupakan beberapa sumber data Rapor Pendidikan Indonesia. Bahkan Rapor Pendidikan juga menggunakan data yang bersumber dari BPS dan sumber lain yang relevan.

Mekanisme tersebut tentu berbeda jika dibandingkan dengan Rapor Mutu. Dalam rangka mengukur ketercapaian 8 Standar Nasional Pendidikan, Rapor Mutu hanya menggunakan data yang bersumber dari Dapodik dan hasil pengisian langsung oleh sekolah pada aplikasi PMP melalui EDS.

Manfaat Rapor Pendidikan Indonesia

Platform Rapor Pendidikan Indonesia merupakan buah hasil kerjasama antara tiga kementerian yaitu Kemdikbudristek, Kemenag dan Kemendagri. Dengan adanya Rapor Pendidikan, diharapkan akan memudahkan sekolah dan dinas pendidikan daerah dalam melakukan pemetaan terhadap kondisi pendidikan di sekolah dan daerahnya masing-masing.

Rapor Pendidikan juga diharapkan mampu memberikan gambaran tentang masalah, dan tantangan pendidikan di sekolah agar perbaikan pendidikan dapat direncanakan secara tepat. Berikut adalah manfaat Rapor Pendidikan Indonesia yang diakui oleh Kemdikbudristek.

  • Sebagai sumber utama analisis, perencanaan, dan tidak lanjut peningkatan kualitas pendidikan.
  • Satu-satunya platform untuk melihat hasil Asesmen Nasional (AN).
  • Sebagai sumber data yang objektif dan andal dengan data yang terintegrasi.
  • Sebagai alat ukur penilaian sistem pendidikan menyeluruh baik penilaian internal maupun eksternal.
  • Sebagai alat ukur yang berorientasi pada mutu dan pemerataan hasil belajar.
  • Mengurangi beban administrasi karena menggunakan data terpusat tanpa perlu menggunakan beragam aplikasi.

Cara Mengakses Rapor Pendidikan Indonesia Di raporpendidikan.kemdikbud.go.id

Pada awal peluncuran platform Rapor Pendidikan Indonesia, hanya kepala sekolah dan pejabat dinas pendidikan yang ditunjuk yang dapat mengakses Rapor Pendidikan. Namun pada perkembangannya, guru juga akan dapat mengakses platform ini.

Sekolah yang berada dibawah naungan Kemenag RI dan sekolah satu atap juga belum mendapat akses Rapor Pendidikan, dan akan mendapatkan akses pada masa yang akan datang. Bagi anda yang ingin mengakses Rapor Pendidikan, berikut adalah langkah-langkahnya.

  1. Kunjungi website Rapor Pendidikan pada alamat https://raporpendidikan.kemdikbud.go.id/app.
  2. Pilih tombol masuk sebagai Satuan/Dinas Pendidikan.
  3. Silahkan masuk menggunakan akun belajar.id dengan email berakhiran @admin.jenjang.belajar.id atau @dinas.belajar.id.
  4. Akun yang digunakan oleh sekolah untuk masuk ke platform Rapor Pendidikan adalah akun belajar.id miliki kepala sekolah.
  5. Jika setelah masuk, muncul halaman error 403:org_internal, maka:
    • Akun yang anda gunakan tidak memiliki akses Rapor Pendidikan.
    • Anda tidak menggunakan email belajar.id namun menggunakan email pribadi.
    • Akun belajar.id yang anda gunakan belum aktif.
  6. Silahkan unduh data Rapor Pendidikan (format excel) secara lengkap untuk keperluan lebih lanjut.

Data Yang Ada Pada Rapor Pendidikan Indonesia

Data yang disajikan pada Rapor Pendidikan merupakan indikator dari 8 Standar Nasional Pendidikan yang mencakup input, proses dan output. Penjelasan tentang fase input, proses, dan output pada Rapor pendidikan adalah sebagai berikut.

  1. Fase input merupakan turunan dari standar GTK, standar pembiayaan, dan standar sarana dan prasarana. Pada fase input terdiri dari dua dimensi yaitu dimensi C yaitu tentang dimensi dan kinerja GTK, dan dimensi E yaitu tentang pengelolaan satuan pendidikan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel.
  2. Fase proses merupakan turunan dari standar isi, standar proses, standar penilaian, dan standar pengelolaan. Pada fase ini terdiri dari satu dimensi yaitu dimensi D tentang mutu dan relevansi pembelajaran.
  3. Fase output merupakan turunan dari standar kompetensi lulusan. Pada fase ini terdiri dari dua dimensi yaitu dimensi A tentang mutu dan relevansi hasil belajar dan dimensi B tentang pemerataan pendidikan yang bermutu.

Langkah Yang Dilakukan Setelah Memiliki Data Rapor Pendidikan Indonesia

Setelah mendapatkan data Rapor Pendidikan, maka perlu langkah nyata dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan baik di sekolah maupun di daerah. Langkah yang dilakukan tentu harus dilakukan sesuai data pada Rapor Pendidikan.

Langkah yang bisa dilakukan baik oleh sekolah maupun dinas pendidikan antara lain:

  • Mengidentifikasi masalah berdasarkan indikator yang disajikan dalam Rapor Pendidikan.
  • Melakukan refleksi capaian, pemerataan, dan proses pembelajaran di sekolah dan daerah masing-masing.
  • Menyusun kegiatan dalam bentuk Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA) sekolah (BOS dan BOP) dan daerah (APBD).

Demikian informasi tentang cara mengakses Rapor Pendidikan Indonesia bagi sekolah dan dinas pendidikan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat.

Referensi: raporpendidikan.kemdikbud.go.id, lpmpjateng.go.id

Tinggalkan Komentar
Komentar anda akan ditinjau terlebih dahulu sebelum dapat diterbitkan.
Pastikan anda mencentang "beri tahu saya" atau "notify me" untuk mendapat pemberitahuan jika komentar anda sudah ditanggapi.