Rincian Gaji Dan Tunjangan PPPK Terbaru

Rincian Gaji Dan Tunjangan PPPK Terbaru
Rincian Gaji Dan Tunjangan PPPK Terbaru - Sejak dikeluarkannya PP Nomor 49 Tahun 2018, terdapat dua jenis pegawai ASN di Indonesia yaitu PNS dan PPPK. Sejak saat itu, pemerintah telah resmi meniadakan penerimaan PNS untuk formasi guru untuk saat ini dan akan memperbanyak penerimaan guru melalui jalur PPPK.

Meskipun sama-sama ASN, memang tidak dapat dipungkiri bahwa terdapat beberapa perbedaan antara PNS dan PPPK. Beberapa perbedaan yang paling terlihat adalah pada aturan hukum, persyaratan,sistem penerimaan hingga besaran gaji yang akan diterima oleh masing-masing pegawai.

Beberapa waktu lalu, saya telah menulis informasi tentang Rincian Gaji PNS Terbaru. Sekarang giliran saya akan membagikan informasi tentang salah satu pegawai pemerintah selain PNS yaitu PPPK.

Aturan Gaji PPPK Terbaru

PPPK merupakan singkatan dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Berbeda dengan PNS, gaji PPPK saat ini diatur dalam PP Nomor 98 Tahun 2020.

Meskipun sistem gaji PPPK disesuaikan dengan golongan dan masa kerja, layaknya PNS. Namun tidak seperti PNS yang dibagi ke dalam 4 golongan, PPPK dibagi ke dalam 17 golongan.

Jika ingin melihat PP Nomor 98 Tahun 2020 tentang gaji pokok dan tunjangan PPPK silahkan unduh pada tautan di bawah ini.

Download

Rincian Gaji Dan Tunjangan PPPK Terbaru

Besaran Gaji Pokok PPPK Terbaru

Seperti keterangan saya di atas bahwa pemberian gaji PPPK disesuaikan dengan golongan dan masa kerja. Golongan terendah pada PPPK adalah golongan I dan golongan tertinggi pada PPPK adalah  golongan XVII (tuju belas).

Masa kerja yang digunakan pada pemberian gaji PPPK adalah 0 hingga 33 tahun, dengan gaji terendah seorang pegawai PPPK sebesar Rp1.794.900,00 untuk PPPK golongan I dengan masa kerja 0 tahun dan gaji tertinggi seorang pegawai PPPK sebesar Rp6.786.500,00 untuk PPPK golongan XVII dengan masa kerja 32 tahun.

Adapun rincian besaran gaji PPPK menurut PP Nomor 98 Tahun 2020 berdasarkan golongan dan masa kerja adalah sebagai berikut.

  1. Golongan I dengan masa kerja 0 sampai 26 tahun mendapatkan gaji sebesar Rp1.794.900,00 sampai Rp2.686.200,00.
  2. Golongan II dengan masa kerja 3 sampai 27 tahun mendapatkan gaji sebesar Rp1.960.200,00 sampai Rp2.843.900,00.
  3. Golongan III dengan masa kerja 3 sampai 27 tahun mendapatkan gaji sebesar Rp2.043.200,00 sampai Rp2.964.200,00.
  4. Golongan IV dengan masa kerja 3 sampai 27 tahun mendapatkan gaji sebesar Rp2.129.500,00 sampai Rp3.089.600,00.
  5. Golongan V dengan masa kerja 0 tahun sampai 33 tahun mendapatkan gaji sebesar Rp2.325.600,00 sampai Rp3.879.700,00.
  6. Golongan VI dengan masa kerja 3 sampai 33 tahun mendapatkan gaji sebesar Rp2.539.700,00 sampai Rp4.043.800,00.
  7. Golongan VII dengan masa kerja 3 sampai 33 tahun mendapatkan gaji sebesar Rp2.647.200,00 sampai Rp4.214.900,00.
  8. Golongan VIII dengan masa kerja 3 sampai 33 tahun mendapatkan gaji sebesar Rp2.759.100,00 sampai Rp4.393.100,00.
  9. Golongan IX dengan masa kerja 0 sampai 32 tahun mendapatkan gaji sebesar Rp2.966.500,00 sampai Rp4.872.000,00.
  10. Golongan X dengan masa kerjas 0 sampai 32 tahun mendapatkan gaji sebesar Rp3.091.900,00 sampai Rp5.078.000,00.
  11. Golongan XI dengan masa kerjas 0 sampai 32 tahun mendapatkan gaji sebesar Rp3.222.700,00 sampai Rp5.292.800,00.
  12. Golongan XII dengan masa kerjas 0 sampai 32 tahun mendapatkan gaji sebesar Rp3.359.000,00 sampai Rp5.516.800,00.
  13. Golongan XIII dengan masa kerjas 0 sampai 32 tahun mendapatkan gaji sebesar Rp3.501.100,00 sampai Rp5.750.100,00.
  14. Golongan XIV dengan masa kerjas 0 sampai 32 tahun mendapatkan gaji sebesar Rp3.649.200,00 sampai Rp5.993.300,00.
  15. Golongan XV dengan masa kerjas 0 sampai 32 tahun mendapatkan gaji sebesar Rp3.803.500,00 sampai Rp6.246.900,00.
  16. Golongan XVI dengan masa kerjas 0 sampai 32 tahun mendapatkan gaji sebesar Rp3.964.500,00 sampai Rp6.511.100,00.
  17. Golongan XVII dengan masa kerjas 0 sampai 32 tahun mendapatkan gaji sebesar Rp4.132.200,00 sampai Rp6.786.500,00.

Masih menurut PP Nomor 98 Tahun 2020, gaji PPPK dibebankan pada anggaran masing-masing instansi. Jika PPPK instansi pusat, maka gaji dan tunjangan dibebankan pada APBN. Sedangkan untuk PPPK instansi pusat, gaji dan tunjangan dibebankan pada APBD.

Hak Dan Tunjangan PPPK

Selain diberikan gaji sesuai golongan dan masa kerja, PPPK juga diberikan hak dan tunjangan sesuai PP Nomor 49 tahun 2018 dan PP Nomor 98 Tahun 2020 yaitu sebagai berikut.

Hak PPPK

Hak PPPK diatur dalam PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang manajemen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Pada aturan tersebut, terdapat beberapa hak yang akan didapatkan oleh seorang pegawai PPPK yaitu:

  • Diberikan gaji dan tunjangan sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku bagi PNS.
  • PPPK diberikan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi yang dimilikinya sesuai dengan kebutuhan instansi tempatnya bekerja.
  • Berhak mendapatkan cuti baik tahunan, sakit, melahirkan maupun cuti bersama.
  • Berhak mendapatkan penghargaan jika telah menunjukkan prestasi kerja dalam menjalankan tugasnya.

Tunjangan PPPK

Sama halnya dengan seorang PNS, PPPK juga akan mendapatkan tunjangan jika telah resmi bertugas. Adapun tunjangan yang akan didapatkan PPPK antara lain:

  • Tunjangan keluarga
  • Tunjangan pangan
  • Tunjangan jabatan
  • Tunjangan lainnya.

Demikian informasi tentang Rincian Gaji Dan Tunjangan PPPK Terbaru, semoga dapat bermanfaat menambah wawasan kita.

Tinggalkan Komentar
Komentar anda akan ditinjau terlebih dahulu sebelum dapat diterbitkan.
Pastikan anda mencentang "beri tahu saya" atau "notify me" untuk mendapat pemberitahuan jika komentar anda sudah ditanggapi.